Sebagian dari kita mungkin telah bekerja banting tulang dan rajin beribadah, namun nasib tak kunjung berubah. Yang miskin tetap miskin. Yang susah semakin susah. Seolah-olah rezeki sudah dipatok tidak lebih dari apa yang sudah didapat. Di manakah letak kesalahan kita? Kemudian kita iri dengan orang-orang lain yang nampaknya mudah meraih segala sesuatu yang mereka inginkan, bahkan nampaknya takā¦